Mahasiswa FPIK UTU adakan Seminar Edukasi Penanaman Mangrove secara Virtual bersama Mitra Aceh Jaya
  • Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
  • 27. 09. 2020
  • 0
  • 263

 

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sejak tahun 2001 merupakan salah satu upaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa. PKM memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dan prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang  dilakukan setiap tahunnya,Minggu 27 September 2020.

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membawa pengaruh yang besar terhadap aktivitas dan kegiatan di kampus dengan adanya pembatasan-pembatasan yang harus dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus. Pembatasan akses di ruang publik, pembatasan sarana transportasi, hingga pembatasan berkegiatan yang melibatkan banyak orang. Pembatasan-pembatasan tersebut mengubah aktivitas-aktivitas yang sebelumnya dilakukan secara luring menjadi daring atau online based activities karena adanya protokol di masa pandemi yaitu physical distancing termasuk di dalamnya aktivitas PKM 5 bidang.

Dalam Pandemi Covid-19 mempengaruhi dan mengubah banyak hal dalam kehidupan mahasiswa dalam proses perkuliahan. Aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan diluar rumah kini semua terpusat di rumah. Tentu ini bertahan dalam waktu yang lama dan menjadi kebiasaan baru. Dalam hal ini tidak menutup kemungkinanan untuk tetap diskusi publik dengan cara mengadakkan seminar edukasi secara virtual melalui Apk. Zoom Meet.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh ketua mitra Aceh Jaya Murniadi (Dedi Penyu) seharusnya dilakkan secara langsung (Luring) yang akan dilaksanakan di desa Keude Panga, Kemukiman Panga Pasie, Kecamatan panga, Kabupaten Aceh Jaya. Wilayah ini merupakan hasil pemekaran dengan Kecamatan Teunom. Memiliki garis pantai yang menjadi wilayah peneluran penyu serta populasi mangrove. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi kelompok masyarakat Aroen Meubanja. Kelompok masyarakat aroen meubanja merupakan kelompok masyarakat wisata yang terdapat di salah satu kecamatan di kabupaten Aceh Jaya.

Dalam penyampaiannya Ketua TIM PKM M FPIK UTU 2020 Ilham Muryanto bahwa “Kelompok masyarakat ini berfokus pada konservasi dan ekowisata pantai. Keterlibatan masyarakat dalam upaya konservasi sangat penting karena masyarakat adalah objek yang paling dekat dengan wilayah konservasi serta objek pertama yang merasakan dampak konservasi.

Dalam tambahannya pemateri yang disampaikan Setiadi M Noor “Selain itu masyarakat juga merupakan mitra utama dalam upaya konservasi. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dalam prosesnya. hal ini bertujuan sebagai media pembelajaran kepada mahasiswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian berbasis masyarakat.Ujarnya dalam penyampaian materi.

Poin utama yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tingginya tingkat keberhasilan hidup semai anakan mangrove yang ditanam di wilayah pasang surut. Apabila model ini berhasil dilakukan dengan sempurna maka pengabdian ini dapat diterapkan di wilayah pasang surut lainnya yang terdapat populasi mangrove untuk dilakukan rehabilitasi. Dengan bantuan pot bambu, bibit mangrove dapat lebih bertahan hidup dimana meningkatkan ketinggian jarak tanam mangrove dan melindungi bibit mangrove dari predasi biota asosiasi. Selain itu juga mengurangi biaya operasional pembuatan pagar yang selama ini menghabiskan biaya yang cukup besar.  Dalam penyampain yang disampaikan dosen pembimbing Dr. Muhammad Rizal,S.Pi.,M.Si.

Seminar edukasi secara virtual ini diikuti oleh 50 orang masyarakat dan mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia serta terbuka untk Umum. dan dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Zoom meet Group. Moderator dalam kegiatan edukasi magrov Syahrul Muharram mengatakan bahwa upaya memberikan seminar edukasi online ini sebagai langkah Program Kreatifitas Mahasiswa Kepada Masyarakat dalam memberikan jiwa semangatt dan tetap produktif  pada mahasiswa di tengah pandemi covid-19. Sehingga mahasiswa tetap terjaga kualitasnya meski di Rumah Aja.

Lainnya :