Community dan Society, Terindeks DOAJ?
  • Prodi Sosiologi
  • 26. 08. 2021
  • 0
  • 798

Meulaboh, Sejumlah dosen tetap Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar (UTU) mengikuti kegiatan workshop indeksasi DOAJ yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Jurnal Ilmiah Universitas Teuku Umar. Kegiatan ini dilaksanakan Hari Rabu tanggal 25 Agustus 2021 secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom meeting.

Kegiatan workshop ini dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 12.00. Bertindak sebagai narasumber tunggal adalah Ambasador DOAJ for Indonesia, Ikhwan Arif. Workshop ini dilakukan dalam rangka mempercepat capaian target visi misi UTU sebagai sumber inspirasi dan referensi di tingkat internasional. “Dengan terindeks DOAJ, maka jurnal di lingkup UTU akan menarik bagi penulis baik dalam maupun luar negeri untuk mengirimkan naskah artikelnya. Dengan demikian maka jurnal-jurnal di UTU akan segera menjadi referensi dan inspirasi bagi semua pihak”, tegas Nodi Marefanda selaku ketua panitia dan juga merupakan Koordinator Pusat Pengembangan Jurnal Ilmiah di UTU.

Dalam pembukaan, Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Makruf, SE., MBA juga menyatakan “Bagaimana UTU bisa menjadi rujukan? Yang paling gampang ya karya ilmiahnya disitasi! Nah agar disitasi di seluruh dunia ya..kita daftar ke DOAJ”. Rektor UTU ini yakin bahwa dengan terindeks DOAJ semua jurnal di UTU akan mampu mempercepat capaian visi misi UTU yang menjadi inspirasi dan referensi di tingkat internasional, meskipun ditargetkan tercapai pada tahun 2060.   

Sejumlah dosen tetap Prodi Sosiologi yang mengikuti kegiatan ini ternyata merupakan pengelola Jurnal Community: Pengawas Dinamika Sosial yaitu Chief in Editor (Triyanto) dan journal manager (Nurkhalis). Sebagian lagi merupakan pengelola Jurnal Society: Pengawas Perubahan Sosial, yaitu Journal Manager (R.H. Yana), Section Editor (Irma Juraida). Sedangkan Akmal Saputra merupakan journal manager pada jurnal pengabdian Dharmabakti yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Sebelum kegiatan ini digelar, Nurkhalis selaku kaprodi Sosiologi memerintahkan agar pengelola jurnal yang diterbitkan Sosiologi mengikuti. “Kita harus mengikuti kegiatan yang sangat baik ini, karena ini merupakan peluang besar untuk mengetahui bagaimana trik untuk terindeks DOAJ!”,  tandasnya.(3'2)

Lainnya :